
Dalam upaya meningkatkan standar kompetensi lulusan di bidang kefarmasian, Akademi Farmasi Bumi Siliwangi secara resmi menerima hibah bahan baku obat dari dua mitra industri strategis, yakni PT Lawsim Zecha dan PT Perusahaan Dagang dan Industri Waris.
Proses serah terima ini menandai dimulainya kolaborasi nyata dalam mewujudkan pendidikan farmasi yang lebih berkualitas. Penyerahan hibah diwakili secara langsung oleh apt. Rudi Hardianto, S.Si. dari PT Lawsim Zecha dan apt. Ilma Maharani Anhar, S.Farm. dari PT Perusahaan Dagang dan Industri Waris.
Menunjang Praktikum Teknologi Sediaan Solid
Hibah bahan baku ini dialokasikan khusus untuk memperkuat sarana kegiatan praktikum mahasiswa, terutama pada mata kuliah Teknologi Farmasi Sediaan Solid. Dengan adanya dukungan material dari industri, para mahasiswa kini memiliki akses langsung untuk mempraktikkan teori yang telah dipelajari di kelas.
Menyiapkan Tenaga Kerja Profesional
Melalui hibah ini, mahasiswa diharapkan dapat memperoleh pengalaman hands-on yang komprehensif dalam proses pembuatan tablet mulai dari formulasi hingga hasil akhir. Hal ini merupakan langkah krusial agar mahasiswa semakin siap dan kompetitif saat terjun ke dunia kerja di sektor manufaktur farmasi nantinya.
"Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada PT Lawsim Zecha dan PT Perusahaan Dagang dan Industri Waris atas dukungan dan kontribusinya. Sinergi ini merupakan investasi berharga bagi masa depan pendidikan farmasi di Indonesia."
Semoga semangat kolaborasi ini terus berlanjut demi melahirkan tenaga farmasi yang unggul, terampil, dan berintegritas. ✨????
Tulis Komentar